BRMP Buah Tropika Dorong Penerapan GAP Budidaya Durian di Pesisir Selatan
Pesisir Selatan, 2 September 2026 — Pengembangan komoditas buah-buahan, khususnya durian, terus didorong melalui peningkatan kapasitas dan pengetahuan petani dalam menerapkan teknologi budidaya sesuai GAP. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Budidaya Durian yang dilaksanakan di Nagari Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan dan BRMP Buah Tropika dalam rangka mendukung implementasi program pengembangan komoditas buah-buahan di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan.
Kegiatan diikuti sekitar 35 peserta yang terdiri atas Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, Yeni Gusti, S.P., M.Si., beserta perwakilan BRMP Buah Tropika, Sri Yuliati, S.P., M.Si., Koordinator BPP Kecamatan Koto XI Tarusan beserta para penyuluh, serta anggota Kelompok Tani Taratak dari Nagari Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, dan Kelompok Tani Jampangan dari Kecamatan Lengayang.
Sebagai bagian dari pemberdayaan petani, kegiatan juga direalisasikan melalui pemberian benih tanaman durian unggul varietas Kromo Banyumas untuk ditanam oleh petani di sekitar lokasi. Pengembangan varietas unggul tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang, baik dari sisi peningkatan nilai ekonomi bagi petani maupun dari aspek lingkungan.
Bertindak sebagai narasumber dari BRMP Buah Tropika, Sri Yuliati, S.P., M.Si., menyampaikan materi mengenai Teknik Budidaya Tanaman Durian sesuai GAP. Materi disampaikan secara aplikatif dengan mengedepankan teknologi budidaya yang dapat diterapkan secara langsung oleh petani sesuai kondisi lahan masing-masing.
Antusiasme peserta terlihat selama penyampaian materi hingga sesi diskusi. Sejumlah pertanyaan disampaikan petani terkait penerapan teknologi budidaya durian di lapangan, mulai dari persiapan lahan, teknik penanaman, hingga pengelolaan tanaman untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas.
Tidak hanya berupa penyampaian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik persiapan lahan, pembuatan lubang tanam, dan penanaman tanaman durian sesuai GAP. Praktik lapangan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami secara langsung tahapan budidaya yang telah disampaikan sehingga diharapkan dapat diterapkan pada lahan masing-masing.
Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, BRMP Buah Tropika bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan dan para pemangku kepentingan terkait berupaya mempercepat adopsi inovasi teknologi sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengembangan komoditas durian. (SJ)